Pertemanan

Kenapa 150? Mengenal angka Dunbar

14 Oktober 2026 · 4 menit baca

Berapa banyak orang yang benar-benar bisa kita kenal? Bukan sekadar tahu nama, tapi tahu kabarnya dan merasa nyaman menyapanya kapan saja. Menurut penelitian, jawabannya sekitar 150.

Asal-usul angka Dunbar

Pada 1990-an, antropolog dan psikolog evolusioner Inggris Robin Dunbar meneliti hubungan antara ukuran otak primata dan besar kelompok sosialnya. Dari pola itu ia memperkirakan bahwa manusia rata-rata bisa menjaga sekitar 150 hubungan sosial yang stabil. Angka ini kemudian dikenal sebagai angka Dunbar.

Menariknya, angka di kisaran itu muncul berulang kali dalam sejarah manusia: ukuran desa-desa awal, satuan dalam organisasi militer, sampai jumlah orang yang dikirimi kartu ucapan setiap tahun.

Lingkaran di dalam lingkaran

Dunbar juga menggambarkan hubungan kita seperti lapisan-lapisan:

  • sekitar 5 orang terdekat, tempat kita bersandar di saat sulit;
  • sekitar 15 sahabat baik;
  • sekitar 50 teman yang cukup sering ditemui;
  • sekitar 150 teman yang bermakna;
  • lalu lapisan kenalan yang jauh lebih luas.

Angka-angka ini adalah rata-rata, bukan batas mutlak. Ada yang lingkarannya lebih kecil, ada yang lebih besar. Tapi gambarannya membantu: perhatian kita terbatas.

Apa artinya untuk media sosial

Media sosial besar memungkinkan kita "berteman" dengan ribuan orang. Akibatnya, kabar dari lima orang terdekat bercampur dengan unggahan dari kenalan yang hampir terlupa dan dari orang asing. Batas 150 teman adalah cara sederhana menjaga ruang tetap akrab.

Inilah alasan Lingkar membatasi setiap akun paling banyak 150 teman, sama seperti yang dulu dilakukan Path. Lingkaran yang kecil membuat setiap kabar terasa penting, dan setiap orang terasa dekat.

Baca juga